Minggu, 01 Agustus 2010

Warga Sorga


12.18 | ,

Bacaan :

"Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air. Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ. Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka." (Ibrani 11:13-16).

Kitab Ibrani banyak memuat pemahaman-pemahaman bersifat rohani tentang tanah air kita.Umat Tuhan merindukan untuk dapat pulang ke tanah air mereka yaitu kanaan yang dijanjikan Tuhan bagi umatNya,tetapi mereeka sekarang lebih merindukan tanah air yang lebih baik yaitu tanah air sorgawi.Allah sudah mempersiapkan bagi umatNya sebuah kota yang mulia yang tidak ada susah,tidak ada tangis dan tidak ada kejahatan-kejahatan dan dosa-dosa di kota yang disediakan oleh Allah bagi mereka.
"Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat," (Filipi 3:20)
Waktu rasul paulus melayani di Filipi,paulus menulis bahwa orang-orang yang mengasihi Tuhan,yang beriman kepadaNya,dan yang percaya kepadaNya dan yang terus bertumbuh dan berbuah bagiNya mempunyai kewarganegaraan didalam kerajaan sorga.Jemaat yang bertumbuh dan berbuah adalah jemaat yang sudah berubah dan dipulihkan hidupnya dari yang jahat datang pada kebenaran.
"Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal." (2 Korintus 4:18)
Paulus menulis dan berkata jangan kita perhatikan yang kelihatan,tetapi perhatikanlah yang tidak kelihatan.Karena yang tidak kelihatan adalah bersifat kekal.Apa yang ada pada kita dalam hidup ini kita pakai untuk Tuhan,supaya hidup kita mendapatkan kota yang mulia itu yang Tuhan janjikan pada kita yang mengimani Tuhan Yesus Kristus dari sekarang sampai selama-lamanya.
Amin...

(Khotbah minggu oleh Pdt.Yani Tatuil)


You Might Also Like :


0 komentar:

Posting Komentar