Senin, 25 April 2011

Video Praise and Worship Gilgal Youth

Posted On 21.14 by GPdI Gilgal Tompaso 0 komentar


Senin, 28 Maret 2011

Kedukaan

Posted On 22.55 by GPdI Gilgal Tompaso 0 komentar

Dibawah ini adalah beberapa koleksi Photo meninggalnya Susan Engeledu.




Selengkapnya klik disini Gilgal Photo


Minggu, 27 Februari 2011

Kuat Dalam Tuhan

Posted On 23.26 by GPdI Gilgal Tompaso 0 komentar

Bacaan:1 Samuel 17:28-31, 40-42

Firman Allah datang kepada saya dan saudara, agar dapat merubah hidup kita supaya selalu mempraktekkan firman Allah dalam kehidupan kita sehari-hari.
Bagaimana Daud dapat mengalahkan orang filistin yang dipimpin oleh Goliad yang badannya besar, orang filistin meremehkan Daud. Bangsa Israel seolah-olah takut kepada orang filistin tetapi Daud adalah orang yang takut akan Tuhan, sehingga dia mampu menghadapi orang-orang filistin. 1 Samuel 16:7 “Janganlah pandang parasnya atau perawakannya yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya.” Sebab Tuhan melihat hati Daud yang mengandalkan Tuhan, bukan hatinya Goliad. “Orang yang percaya kepada-Nya harus teguh berdiri dan hati-hatilah supaya jangan jatuh” 1 Korintus 10:12. Marilah kita saling menguatkan, jangan meremehkan orang lain, sebab terkadang kita kuat terkadang kita lemah.
2 Korintus 10:17 “Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah didalam Tuhan”, jadi dalam hidup ini kita harus tahan uji dalam menghadapi kehidupan ini. Daud dapat mengalahkan orang filistin dengan tidak mengandalkan kekuatannya atau membawa alat-alat untuk berperang, tapi dengan Nama Tuhan dan kerendahan hati. Daud tahu siapa dia dihadapan Tuhan dan dia yakin dalam melawan orang filistin hanya dengan pembelaan Tuhan.
Efesus 6:10 “Hendaklah kamu kuat didalam Tuhan, didalam kekuatan kuasa-Nya”. Kita berdoa agar Tuhan tetap memberikan kesetiaan-Nya dan kita harus saling mengampuni sebab Tuhan lebih dulu mengampuni kita. Kita Jemaat Tuhan, harus menjadi contoh terhadap orang lain, saling membangun antara satu dengan yang lain, agar kita tetap diberkati oleh Tuhan juga tetap setia dalam Tuhan. Dan kita memiliki karakter-karakter Daud. HALELUYA !!!

Oleh. PG. Ibu. M. Poli Langi, SP


Minggu, 13 Februari 2011

Tetap Dalam Dia

Posted On 12.00 by GPdI Gilgal Tompaso 0 komentar

Bacaan:Kolose 2:6-7


Suratan Paulus kepada Jemaat di Kolose, kamu telah menerima Kristus Yesus Tuhan kita, karene itu hendaklah hidupmu tetap didalam Dia. Kita sudah ikut Tuhan, tapi itu belum cukup, harus di isi dengan kebenaran firman Allah. Sebab dalam hidup ini banyak pergumulan, tantangan, tapi kita serahkan kepada-Nya karena Dia di atas segala-galanya. Jika dalam percobaan, Rasul Paulus katakan kita harus tetap di dalam Tuhan. Kata tetap disini artinya Hidup dengan Tuhan terus, harus selalu iring Tuhan, Tetap hidup dalam Tuhan ada jaminan dalam hidup ini.
Ayat 7, Hendaklah kamu berakar di dalam Dia. Hidup ini harus dengar Firman Tuhan agar iman kita tetap kuat dalam Tuhan. Maz 1:3 “Ia seperti Pohon yang ditanam ditepi aliran air. Walaupun panas berkepanjangan, tapi pohon tetap ada air, tidak akan kering, demikian kita anak Tuhan kalau sudah di isi Firman Allah kita adalah anak Tuhan yang berakar dalam Tuhan.
Demikian juga harus dibangun diatas Dia. Saudara mau di bangun di atas Dia? Jadi Tuhan diatas segala-galanya yang merupakan dasar iman kita. Adakalanya kita diberikan tugas, seolah-olah kita katakana tidak mampu, harus serahkan kepada Tuhan. Anak Tuhan harus melekat dalam Dia, sehingga dapat membangun hidup ini dalam Tuhan, harus memiliki kuasa Roh yang menjadi kekuatan kita.
Hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu. Kita orang percaya harus memiliki iman yang teguh di dalam Tuhan, jangan goyah, sebab iman sangat diperlukan dalam hidup ini. Percaya sungguh kepada Tuhan, dengan iman sakit penyakit sembuh dalam nama Yesus dan berkat Allah melimpah dalam hidup kita.
Hendaklah hatimu melimpah dengan syukur, artinya berbuat untuk Allah. Jangan gunakan hidup ini dengan cara dunia, tapi melekukan hal-hal yang berkenan kepada Allah, ada kerendahan hati supaya tetap berkenan kepada Allah
H A L E L U Y A

Oleh. PG. Bpk. J. Leppa


Jumat, 22 Oktober 2010

Minum Obat

Posted On 21.57 by GPdI Gilgal Tompaso 0 komentar


Seorang nenek yang sedang puasa,tiba-tiba sakit kepala.Nenek itupun langsung minum Bodrex..
Cucunya bertanya,lho nenek kan lagi Puasa?,kenapa nenek minum bodrex?
Jawab si nenek,"itulah oke nya Bodrex bisa Di Minum Kapan Saja"..


hehe24x..


Minggu, 03 Oktober 2010

Datang Dan Belajar Pada Yesus

Posted On 23.05 by GPdI Gilgal Tompaso 0 komentar

Bacaan :
"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." (Matius 11:28-30)
Ada seorang bapak yang hendak pulang dari kebunnya dengan membawa setandan pisang dan beberapa buah kelapa.Buah-buah ini begitu berat,tapi tetap berusaha dibawa oleh bapak ini dengan cara dipikul.Dalam perjalanan pulang ke rumahnya,tiba-tiba sebuah mobil berhenti disamping bapak ini,dan sang sopir menawarkan agar bapak tersebut menumpang saja di mobil truknya,maka naiklah bapak ini di belakang.Tetapi rupanya setelah bapak ini naik beban yang dibawanya yaitu setandan pisang dan beberapa kelapa masih tetap dipikulnya walaupun sudah diatas kendaraan.
Hal ini memberi gambaran kehidupan manusia yang seringkali masih seperti seorang bapak yang ada dalam ilustrasi diatas.Memang kita manusia tidak lepas dari beban dan pergumulan,tetapi Yesus dengan lembut berkata ''marilah kepadaKu'' ,ini adalah ajakan juruslamat kita karena Ia menjamin akan memberi kelegaan kepada kita yang berbeban berat.Tetapi kadang kala kita justru seperti bapak dalam ilustrasi tadi,kita sudah ada didalam Tuhan tetapi kita tidak mau melepaskan sagala beban yang membebani hidup kita dan mempercayakannya kepada Yesus sehingga hidup kita terasa begitu berat padahal sudah ada didalam Tuhan Yesus sang pemberi kelegaan dan kelepasan.
Yesus memanggil kita untuk membuat kita mengalami kelegaan,sebab Dia adalah Allah kita yang berkuasa.Berbeda dengan manusia yang terbatas adanya.Seperti yang dilakukan para ahli taurat yang dikecam oleh Yesus;
"Tetapi Ia menjawab: "Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang, tetapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jaripun." (Lukas 11:46).
Itulah sebabnya mari kita percayakan sepenuhnya hidup kita kepada Tuhan yang sanggup menolong kita.Dan biarlah sebagai umat Tuhanpun saling memperhatikan dan saling menghargai satu dengan yang lain,jangan seperti ahli taurat yang hanya mau membebani orang lain tanpa memperhatikannya.Allah ingin ditengah-tengah umatnya ada kasih dan pengertian agar tidak terjadi kekacauan dalam pekerjaan Tuhan,melainkan akan tercipta damai sejahtera antara satu dengan yang lainnya.
Yesus ingin mempercayakan kita satu kepercayaan,berupa tanggung jawab yang dipasangkan sebagai kuk pada kita,dan Ia ingin kita belajar kepadaNya supaya kita bisa memperoleh ketenangan saat kita memikul kuk yang Tuhan Yesus pasangkan kepada kita.Ada dua hal penting yang Yesus ingin kita pelajari yaitu pertama belajar menjadi pribadi yang lemah lembut;
"Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan." (Galatia 6:1).
Dan yang kedua belajar menjadi pribadi yang rendah hati.Maka kita akan merasakan bahwa kuk yang Tuhan pasang kepada kita enak dan ringan.

(Khobah minggu oleh PG.Bpk.Jemmy Leppa)


Minggu, 26 September 2010

Bangsa Terpilih,Imamat Rajani

Posted On 21.52 by GPdI Gilgal Tompaso 0 komentar

Bacaan :
"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:" (1 Petrus 2:9)

Saudara-saudara yang kekasih dalam Tuhan,diakhir zaman ini dari jutaan orang yang ada dalam dunia,maka kita umat Tuhan patut bersyukur sebab kita dipanggil dan juga dipilih oleh Tuhan.Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana sikap kita sebagai orang yang telah dipilih oleh Tuhan?karena Tuhan mengingini supaya kita sebagai umat Tuhan yang telah dipilih dan terseleksi oleh Tuhan menjadi saksi untuk memberitakan perbuatan-perbuatan Tuhan yang heran dan ajaib,dan inilah tantangan bagi umat pilihan Tuhan.
Tuhan memberi kita Firman yang hidup yang mengandung kuasa keselamatan,dan juga Roh Kudus untuk manjadi pondasi dasar iman kita dan terlebih untuk menjadi saksi bagiNya.Karena jika kita ditaburi dengan dengan Firman Tuhan,maka ada kuasa yang bertumbuh dalam hidup kita,juga Roh Kudus akan menolong kita dan menjadi kekuatan bagi kita untuk memberitakan perbuatanNya yang ajaib,dan juga memberi kekuatan bagi kita untuk menghadapi berbagai masalah dan beban kita sehingga kita dapat menjadi pemenang.Kita terkadang lemah dan lalai melakukan kehendak Tuhan,tetapi marilah kita berusaha untuk menjadi kuat dan bersemangat terus dalam Tuhan,karena ia pasti memberi kita kemampuan.
"Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."" (Maleakhi 3:16).Tuhan selalu memperhatikan kita dan mendengar kita.tetapi
"Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak sebuah bakul berisi buah-buahan musim kemarau. Lalu berfirmanlah Ia: "Apakah yang kaulihat, Amos?" Jawabku: "Sebuah bakul berisi buah-buahan musim kemarau." Berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Kesudahan telah datang bagi umat-Ku Israel. Aku tidak akan memaafkannya lagi." (Amos 8:1-2).Kesudahan itu sudah datang bagi kita,waktu begitu singkat,kita sudah harus bersiap-siap dan mengisi hari-hari kita dengan kesaksian tentang perbuatan Tuhan yang besar.
"Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (1 Yohanes 2:17).

(Khotbah minggu oleh Ev.Ibu Rawis Kereh)